RSS Feed

UN Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan SDM

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:
Jakarta --- Tujuan Ujian Nasional (UN) diselenggarakan salah satunya untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. UN diharapkan bisa meningkatkan  mutu pendidikan. “Meningkatkan mutu pendidikan itu sangat penting berkaitan erat dalam rangka peningkatan mutu SDM,” ujar anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Teuku Ramly Zakaria. 
Ia menambahkan, peningkatan mutu SDM  diperlukan karena di era global saat ini kita hanya bisa bersaing dengan SDM yang baik  Bangsa yang memiliki SDM yang baik  akan lebih maju dan makmur daripada bangsa yang mutu SDM-nya tidak baik. Mutu SDM yang baik hanya bisa diwujudkan dengan mutu pendidkan yang baik.
Hal itu dikatakan Teuku Ramli saat menjadi narasumber dalam talkshow tentang UN di Radio Elshinta, bertempat di studio Pusat Informasi dan Humas, Gedung C Lantai 4 Kemdikbud, Senayan, Jakarta (11/4).
Menurut Ramli, Ujian Nasional bisa mendorong semua pihak semua yang terlibat untuk bekerja dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Hasil UN juga dapat dipergunakan untuk melihat pemerataan mutu pendidikan.  “Jadi berdasarkan hasil UN, untuk sekolah-sekolah yang belum baik,  daerah-daerah  yang belum baik itu, pemerintah harus memberikan bantuan yang lebih besar supaya anak bangsa ini bisa mengakses pendidikan yang bermutu,” jelasnya.
Ramli juga menuturkan, saat  ini kita menyadari adanya pendidikan bermutu yang jumlahnya terbatas, hanya ada  di kota-kota besar, dan hanya dinikmati mereka yang mampu. Sedangkan sebagian besar  masyarakat yang tersebar di pelosok tanah air banyak yang memiliki keterbatasan ekonomi, sehingga tidak dapat mengakses pendidikan bermutu.
“Padahal mereka  warga negara kita juga yang  punya hak untuk mengakses pendidikan bermutu. Oleh karena itu, pemerintah ingin membantu lebih banyak kepada sekolah-sekolah yang belum baik, juga kepada daerah-daerah terpencil  yang belum baik,” tuturnya.
Baca Selengkapnya.. … UN Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan SDM

Terima Kasih

Datangi Paranormal Mubazir Bisa Mengarah Menyekutukan Tuhan

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:
Jakarta (Pinmas)—Mendatangi paranormal seperti untuk menyelesaikan persoalan sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian masyarakat kita, termasuk kalangan artis, pejabat dan pengusaha. Wakil Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar menilai perbuatan itu sebagai sesuatu yang mubazir, bahkan bisa mengarah pada menyekutukan Tuhan Yang Maha Esa

“Saya melihat perbuatan itu mubazir, kenapa gak datang ke Tuhan. Paranormal kan makhluk Allah,” kata Nasaruddin Umar kepada wartawan usai memberi pengajian di Masjid Sunda Kelapa Jakarta, Senin (8/4) malam.

Menurut Wamen, perbuatan seseorang yang datang minta tolong kepada paranormal seperti dukun berarti dia meragukan Allah sebagai Yang Maha Pengasih dan Maha Penolong. “Tapi kalau yang dimaksud paranormal itu sebagai pencerah, kiai, guru atau mursyid itu positif,” ujar Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) ini. Ia mengakui sejauh ini belum memperoleh definisi paranormal yang tepat. “Sampai saat ini macam-macam definisi paranormal di media. Bisa berarti dukun, bisa berarti orang yang mendapat mukasyafah atau penyingkapan,” ujar Nasaruddin.
“Black magic tidak boleh, santet haram, sihir haram. Tapi tawasul boleh,” ujarnya lagi. Menurut dia, jangan sampai kiai diklaim sebagai paranormal seperti dukun. Begitu pula jangan sampai ahli maksiat disejajarkan dengan kiai.

Sejumlah kalangan, menyebutkan paranormal adalah mereka yang mempunyai ilmu metafisika, atau dalam bahasa keseharian yang akrab di telinga masyarakat adalah ilmu gaib. Dengan kemampuan ilmu metafisika itu kemudian yang paranormal mampu mengerjakan sesuatu yang ada di alam lain di mana mata kebanyakan manusia tidak mampu menjangkaunya.

Paranormal yang dalam bahasa Yunani disebut, “para” di luar atau melampaui dan disambungkan dengan kata “normal”. Dari arti katanya saja kita bisa mengartikan bahwa orang-orang yang disebut paranormal itu mereka yang bisa melakukan diluar hal normal yang juga melampaui dari hal-hal yang pada umumnya normal. Secara keseluruhan, paranormal adalah untuk digunakan fenomena yang terjadi yang melibatkan jiwa atau pikiran, namun selalu tidak dapat diterangkan dengan logika serta prinsip fisika.

Di antara hal yang perlu diperhatikan dan diwaspadai adalah bahwa para tukang sihir dan dukun itu mempermainkan akidah umat Islam, di mana mereka menampakkan diri seakan-akan sebagai tabib, sehingga mereka memerintah-kan kepada orang yang sakit agar menyembelih kurban untuk selain Allah. Misalnya agar menyembelih kambing atau ayam dengan ciri-ciri tertentu. Atau menuliskan untuk mereka tulisan mantra-mantra syirik dan permohonan perlindungan syaithaniyah dalam bentuk bungkusan yang dikalungkan di leher mereka atau diletakkan di laci atau rumah mereka.

“Kalau yang dimaksud paranormal itu seperti minta-minta kepada dukun itu bisa musyrik, bisa cacat akidah kita. Jangan ada pernah ada anggapan ada kekuatan selain Allah,” tandas Nasaruddin.
Tapi lanjut dia, apabila kita tawasul kepada nabi, minta tolong kepada kiai yang kerjanya dzikir ibadah untuk mendoakan kepada Allah itu tidak apa. Jadi mencampur aduk antara kiai dengan dukun santet itu gak bisa. “Karena itu saya menunggu definisi paranormal yang tepat., karena jika tidak bisa memvonis menjadi sesuatu yang jahat menjadi baik, yang baik menjadi jahat,” paparnya.
Sumber : marhenyantoz
Baca Selengkapnya.. … Datangi Paranormal Mubazir Bisa Mengarah Menyekutukan Tuhan

Terima Kasih

Kijang Extra

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:

Baca Selengkapnya.. … Kijang Extra

Terima Kasih

Penyakit Polidaktili

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:

Polidaktili merupakan kelainan pertumbuhan jari sehingga jumlah jari pada tangan atau kaki lebih dari lima. Dikenal juga dengan nama hiperdaktili. Bila jumlah jarinya enam disebut seksdaktili, dan bila tujuh disebut heksadaktili. Polidaktili terjadi pada 1 dari 1.000 kelahiran. Penyebabnya bisa karena kelainan genetika atau faktor keturunan, sehingga kelainan ini tidak dapat dilakukan pencegahan. Bentuknya bisa berupa gumpalan daging, jaringan lunak, atau sebuah jari lengkap dengan kuku dan ruas-ruas yang berfungsi normal. Tapi, umumnya hanya berupa tonjolan daging kecil atau gumpalan daging bertulang yang tumbuh di sisi luar ibu jari atau jari kelingking. Kelebihan jari pada sisi ibu jari lebih banyak daripada sisi jari kelingking. Kelainan jari akibat kelainan genetika pada anak diantaranya • Polidaktili • Sindaktili • Brakidaktili Cara mengatasi. Akan dilakukan operasi “pembuangan” jari yang berlebihan, terutama bila jari tersebut tidak berkembang dan tidak berfungsi normal. Bila jari berlebihan hanya berupa gumpalan daging, biasanya tidak mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, tapi mungkin anak menjadi malu atau minder. Tapi, bila disertai dengan gangguan lainnya, misalnya gigi rusak, kuku tidak terbentuk, kelainan pigmentasi pada retina, kelamin mengecil, atau retardasi mental, maka dapat mengganggu kualitas hidup anak. Untuk itu, operasi dilakukan pada saat anak berumur antara 6 – 18 bulan, atau sebelum dia bersekolah agar tidak mengganggu perkembangan mental anak. Lakukan! Merawat luka bekas operasi hingga sembuh. Misalnya, pemeriksaan rutin pada daerah bekas luka operasi untuk memantau proses penyembuhan dan mengganti perban secara rutin untuk menjaga kebersihan luka. Beri dukungan mental agar anak tidak rendah diri, termasuk menemani dia selama menjalani fisioterapi selama 1-3 bulan di bawah konsultasi dokter ortopedi, dan memantau bila terjadi gangguan tumbuh-kembang pada anak.
Baca Selengkapnya.. … Penyakit Polidaktili

Terima Kasih

“Sabda Tama” Sultan HB X & Adipati Paku Alam

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:
Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan sabda tama (amanat) kepada para abdi dalem dan seluruh masyarakat Yogyakarta, Kamis (10/5/2012) sore. Inilah isi amanat Sultan yang disampaikan dalam bahasa Jawa: “Ingsun kang jumeneng nata Mataram medarake sabda (Saya yang bertakhta sebagai Raja Mataram menyampaikan amanat). Dene Karaton Ngayogyakarta saha Kadipaten Pakualaman iku loro-loroning atunggal “(Bahwa Keraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman itu adalah dwitunggal). “Mataram iku negri kang merdika lan nduweni paugeran lan tata kaprajan dhewe (Mataram adalah negeri yang merdeka dan memiliki peraturan serta tata pemerintahan sendiri). Kaya kang dikersaake lan dikeparengake, Mataram ngesuhi nuswantara, nyengkuyung jejeging negara, nanging tetep ngagem paugeran lan tata keprajane dhewe” (Karena itu, seperti yang dikehendaki dan diperkenankan, Mataram termasuk bagian dalam Nusantara dan mendukung berdirinya negara Republik Indonesia. Akan tetapi, tetap memakai peraturan dan tata pemerintahan sendiri). “Kang mangkana iku kaya kang dikersaake, Sultan Hamengku Buwono sarta Adipati Paku Alam kang jumeneng, katetepake jejering gubernur lan wakil gubernur (Itulah yang dikehendaki Sultan Hamengku Buwono dan Adipati Paku Alam yang bertakhta dan ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur)
Baca Selengkapnya.. … “Sabda Tama” Sultan HB X & Adipati Paku Alam

Terima Kasih

Alamat, Nama Rubrik, dan Jumlah Honor Menulis di Media

Posted by: HAFIZH SMA 1 SRAGEN / Category:
Nama media, rubrik, alamat email dan perkiraan jumlah honornya:
Kompas (www.kompas.com)

Kompas termasuk media yang memiliki begitu banyak rubrik untuk masyarakat. Selain opini, ada rubrik lain yang bisa dicoba seperti Teroka dan Teropong. Bedanya, jika rubrik opini muncul setiap hari, rubrik-rubrik lain ada yang tiap satu atau dua minggu. Ada juga rubrik cerpen dan puisi yang muncul setiap hari minggu. Untuk rubrik Cerpen konon sekrang (sampai juli 2011) di asuh oleh Putu Fajar Arcana, sementara untuk rubrik Puisi di asuh oleh Hasif Amini.
Alamat email: opini@kompas.co.id / kompas@kompas.com / kompas@kompas.co.id.
Honor di Kompas konon rata-rata di atas satu juta.

Jawa Pos/Indopos (www.jawapos.com)
Ada beberapa rubrik yang bisa dicoba: “opini”, “ruang putih (esai budaya)”, “di balik buku”, “cerpen”, “puisi” dsb..
Alamat email untuk opini: opini@jawapos.co.id.
Untuk cerpen, puisi, ruang putih kirim ke dos@jawapos.co.id.
Untuk rubrik Resensi buku kirim ke ttg@jawapos.co.id disertai foto penulis dan cover buku.
Oya, email ariemetro@yahoo.com tak lagi digunakan karena, Mas Arif Santoso sudah tidak lagi menjadi redaktur di Jawa Pos tetapi dipindahkan menjadi Pimred di Harian Jogja Raya)

Seputar Indonesia (www.seputar-indonesia.com)
Alamat : redaksi@seputar-indonesia.com. Ada Opini (muncul setiap hari), Kolom Budaya, Resensi, Puisi, Cerpen (ada di hari Minggu saja). Untuk cerpen kirimkan ke donatus@seputar-indonesia.com.
Honor resensi buku 200 ribu. Opini dan Kolom Budaya 400 ribu, Cerpen 400 ribu, puisi sekitar 200 ribu.

Lampung Post (www.lampungpost.com):
Email utama : opinilampost@yahoo.co.id
Untuk Kolom Opini: redaksi@lampungpost.co.id / redaksilampost@yahoo.com
Untuk Esai Budaya/Sastra dan Puisi: lampostminggu@yahoo.com,
Honor Opini 200 ribu, Cerpen 200 ribu

Media Indonesia (www.media-indonesia.com):
Untuk Kolom Opini dan Resensi Buku : redaksi@mediaindonesia.co.id /opinimi@yahoo.com
(Panjang resensi buku maximal 800 kata. Begitu juga dengan Opini. Saat kirim lebih baik semua email dikirimi.
Honor resensi buku dan Opini 400 ribu. Nama Kolom Resensi Buku-nya: Bedah Pustaka)

Bisnis Indonesia:
email: redaksi@bisnis.co.id
(Biasanya tulisan yang nyerempet soal bisnis dan ekonomi. Honor sekitar 300 ribu)

Pikiran Rakyat (www.pikiran-rakyat.com) (Jawa Barat):
Untuk Kolom Opini: opini@pikiran-rakyat.com
Untuk Resensi Buku: kampus_pr@yahoo.com
Untuk Cerpen dan Puisi: ahda05@yahoo.com dan khazanah@pikiran-rakyat.co.id
Honor Opini sekitar 300 ribu.
Honor resensi buku 200 ribu.
Honor Cerpen: 300 ribu
Honor Puisi: 200-300 ribu (tergantung berapa puisi yang dimuat)

Koran Tempo (www.korantempo.com)
Untuk Kolom Opini: koran@tempo.co.id
Untuk Resensi Buku, Esai Sastra dan Puisi kirim ke:
ktminggu@tempo.co.id/ndewanto@mail.tempo.co.id (email Nirwan Dewanto)
Honor cerpen sekitar 700 ribu, Opini sekitar 600 ribu. Resensi buku honor 400 ribu.

Republika (www.republika.co.id)
Umail utama: sekretariat@republika.co.id / redaksionline@republika.co.id
email tersebut bisa digunakan untuk kirim opini, cerpen (Republika tak ada lagi rubrik puisi). jangan lagi mengirim ke email ahmadun21@yahoo.com, karena dengar-dengar Pak Ahmadun Yosi Herfanda sudah tidak lagi di Republika.

Direpublika juga ada rubrik Guru Menulis. Kirimkan ke : akademia.republika@yahoo.com dan cc kan ke email utama.
Kalau cerpen/opininya dimuat kira-kira honornya Rp.400.000. Sementara honor rubrik Guru Menulis sebesar kurang lebih 200ribu. Tetapi sayang, Koran Islami ini kurang menghargai penulis karena honornya dikirimkan dalam waktu yang lama setelah tulisan kita dimuat. bisa lebih dari tiga bulan honor baru dikirim, tentu setelah keringat kita kering.

Suara Karya (www.suarakarya-online.com)
Alamat email: redaksisk@yahoo.com / redaksi@suarakarya-online.com .
Khusus cerpen, dan puisi bisa langsung di kirim ke alamat redakturnya, Bang Ami Herman: amiherman@yahoo.com.
Rublik budaya (puisi, cerpen, catatan budaya) muncul setiap hari sabtu, cek saja web-nya, suara karya biasanya disiplin posting.
Nah, honor untuk Cerpen, Puisi dan Opini adalah 150 ribu. kayaknya dari dulu tidak naik-naik.

Suara Pembaruan (www.suarapembaruan.com)
Email: koransp@suarapembaruan.com
Semua jenis tulisan dikirim ke email itu. Ada Kolom Opini, Resensi Buku, Puisi dan Cerpen. Honor cerpennya 400 rb, puisi 300 rb, resensi 150 ribu (lumayan gede lho, meski tentu dipotong pajak). Dulu ada email budaya@suarapembaruan.com untuk kirim cerpen dan puisi tetapi sepertinya email tersebut penuh dan tak lagi dipakai.

Koran Jakarta (www.koran-jakarta.com)
Email: redaksi@koran-jakarta.com
(Setiap hari ada Kolom Opini (namanya Gagasan) dan resensi buku (Perada). Honor 400 ribu untuk Opini, Resensi buku 280 ribu. Kalau mau dimuat, biasanya ditelfon terlebih dahulu.

Suara Merdeka (www.suaramerdeka.com)
Email umum: naskah@suaramerdeka.info dan wacana_nasional@gmail.com (untuk opini nasional) dan wacana_lokal@gmail.com untuk opini isu lokal. Sementara untuk cerpen dan puisi kirim ke: swarasastra@yahoo.com / ke email redakturnya, Mas Triyanto Triwikromo: triwikromo@yahoo.com
Ini koran Jawa Tengah lho, tetapi sangat terbuka bagi semua penulis dari luar Jateng. Bahkan sebagian besar karya khususnya cerpen dan Puisi didominasi oleh penulis luar Jateng.
Honor cerpen sekitar 400rb, puisi 300 rb, resensi 200 ribu, opini wacana lokal kayaknya juga 200 rb, dan wacana nasional sekitar 400.000.

Di jawa tengah juga ada tabloid yang namanya CEMPAKA MINGGU INI, terbit setiap jum’at. Ada rubrik cerpen, bisa dikirim ke sontrotku@gmail.com. Honornya Rp.150.000. sayang, tabloid ini tidak ada web nya, jadi kalau tulisan kamu dimuat kadang tidak ngerti. Tapi tetap cantumkan nomor rekening, insya Allah honor tetap dikirim kok.

Kedaulatan Rakyat (www.kr.co.id)
Tiap minggu menampung cerpen, puisi, cerkak, cerita anak, resensi buku. Yang saya jelas tahu adalah email untuk kirim puisi dan cerpen ke kedaulatan Rakyat, yaitu: jayadikastari@yahoo.com. Nah, Honornyanya biasnaya berbeda-beda, kayaknya redakturnya menentukan honornya. Ada penulis kaya Mahwi Air Tawar cerpennya mendapat honor Rp.400.000, saya sendiri pertama kali puisi dimuat di koran ini dihargai Rp.100.000, cerpen pernah dapat honor Rp.250.000. begitu...
KR, meskipun punya situs, tapi tak pernah memposting cerpen dan puisinya. Kenapa ya?

Minggu Pagi
Kantornya di dekat KR, masih satu group. Untuk cerpen, puisi, essai sastra dan budaya kirim ke redakturnya, Mas Latief Noor Rochmans (semoga tidak salah tulis): we_rock_we_rock@yahoo.co.id , emailnya aneh ya, dan memang beliaunya senang lagu rock. Hehe...

Honornya Minggu Pagi sudah naik lho. Cerpen: 150.000, puisi (tergantung berapa puisi yang dimuat), kalo satu kolom untuk puisi diisi hanya puisi kita maka honornya sekitar Rp.100.000. Oya, cara koran yang terbit seminggu sekali tiap Jumat ini menghargai tulisan juga sama seperti KR, masing-masing penulis berbeda2 honornya.

Tabloid NOVA
Cerpen, kirim ke nova@gramedia-majalah.com. Honornya Rp. 400.000.

HALUAN (Padang)
Cerpen dan Puisi kirim ke nasrulazwar@yahoo.com . Kata Esya Tegar Putra, honornya mencapai Rp.200 ribu.

Padang Ekspress
Cerpen dan puisi kirim ke: yusrizal_kw@yahoo.com (Padang Ekpress Redaktur). Sejak tahun ini (2011) Padang ekspess penaikkan honor cerpen menjadi 100 ribu.) Bagi kawan-kawan yang dimuat teman yang ada diPadang untuk minta bantuan mengambilkan honornya, karena koran ini jarang2 mentransfer honor penulis. Yang jelas, jangan sampai lupa tanggal pemuatannya.

HARIAN SINGGALANG (Padang)
Cerpen, puisi a2rizal@yahoo.co.id / hariansinggalang@yahoo.co.id / kj_sgl@yahoo.com

Majalah Horizon
Kirim cerpen ke: horisoncerpen@gmail.com, honornya 300 rb
Kirim puisi ke: horisonpuisi@gmail.com, honornya tergantung berapa puisi yang dimuat.
Kalau tulisanmu dimuat di HORIZON, maka akan dikirim sampel majalahnya, jadi, sertakan alamat jelas. kadang-kadang honor juga dikirim lewat wesel, jadi tidak nyantumin rekening tidak masalah.

Selain media di atas, ada beberapa media yang saya tidak tahu persis jumlah honornya, tapi sepertinya berkisar di angka Rp.200.000,-. Ini dia:


(Radar Tasikmalaya)

radar.tasikmalaya@gmail.com


(Redaktur Sastra Radar Tasik)

sanggarsastratasik@yahoo.co.id


(Jurnal Medan untuk cerpen dan Puisi)

tejapurnama@yahoo.com

(Redaktur Analisa untuk cerpen dan Puisi)
rajabatak@yahoo.com


(Riau Pos Cerpen dan Puisi)

budaya_ripos@yahoo.com / habeka33@yahoo.com

Jurnal Nasional
witalestari@jurnas.com
redaksi@jurnas.com

Majalah Alia
majalah_alia@yahoo.com

Majalah Bobo
bobonet@gramedia-majalah.com

Harian Surya Surabaya
surya1@padinet.com

Majalah Mayara Surabaya
cerpenmajalahmayara@gmail.com (cerpen, jangan lupa lampirkan foto)

Radar Semarang, Esai untuk Kolom UNTUKMU GURUKU setiap hari Minggu, kirim ke:
editor@radarsemarang.com

Majalah Esquere
redaksi@esquire.co.id (Majalah Esquire)
cerpen@esquire.co.id (Cerpen Majalah Esquire)

Majalah Kartini
redaksi_kartini@yahoo.com

Majalah Story,
memuat banyak cerpen remaja, kirim ke:
erincantiq@gmail.com (Majalah Story)

Catatan Tambahan :

1. Untuk Rubrik Opini, secara umum tulisan berkisar 700-850 kata.
2. Tulisan bisa dimuat satu hari setelah kirim, satu minggu, dua minggu atau bahkan dua bulan setelah kirim, umumnya juga tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
3. Selain actual, kenali karakter media dengan sering mengunjungi webnya masing-masing.

Kalau kemudian tulisan kita dimuat, dan honor tak kunjung dikirim, memang tidak ada salahnya kita menghubungi sekretariat atau bagian keuangan media tersebut untuk menagih hak kita. Tapi, yang jelas berkarya ya berkarya.... jangan dipusingkan masalah honor tulisan.

Saya harap anda juga berkenan memberikan tambahan informasi mengenai alamat media dan jumlah honor, karena waktu terus bergulir dan banyak hal yang berubah.

Salam kreatif!
Sumber :Kaskus
Baca Selengkapnya.. … Alamat, Nama Rubrik, dan Jumlah Honor Menulis di Media

Terima Kasih